Gresik – Di sebuah kediaman sederhana yang terletak di Dusun Gupit, Desa Slempit, suasana malam terasa hangat berkat lampu yang masih menyala. Ibu Ani dengan sepenuh hati menyiapkan hidangan wingko dan ketan untuk 11 prajurit TNI AD dari Yonif 500/Sikatan yang tinggal di rumahnya selama menjalankan tugas penting dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128.
Hidangan sederhana tersebut bukan hanya sekadar makanan, melainkan lebih sebagai simbol perhatian dan kasih sayang. Bagi prajurit yang melewati hari-hari berat, makanan Ibu Ani memberikan kehangatan dan rasa nyaman dalam suasana kerja yang menantang.
Di antara tawa dan cerita, tersimpan rasa rindu yang mendalam bagi keluarga yang harus ditinggalkan. Ibu Ani menyadari perasaan tersebut, dan setiap kali melihat mereka makan, hatinya dipenuhi dengan rasa kasih yang mendalam seolah para prajurit ini adalah anak-anak kandungnya.
“Saya sudah menganggap mereka sebagai anak-anak saya,” ucap Ibu Ani sembari menahan emosinya pada Jumat (87/05/2026). Dengan penuh perhatian, ia selalu memastikan bahwa para prajurit tak tidur dalam keadaan lapar, meskipun itu berarti dia harus berkorban demi mereka.
