Jembatan Garuda: Simbol Gotong Royong di Barito Timur

oleh

Barito Timur – Di tengah pembangunan Jembatan Garuda, nilai-nilai gotong royong terlihat jelas antara anggota TNI dan masyarakat setempat. Hingga hari ini, progres konstruksi menunjukkan peningkatan menonjol berkat kerjasama dan solidaritas di lapangan. Pembangunan ini berlangsung di Desa Turan Amis, Kecamatan Raren Batuah, Kabupaten Barito Timur pada Selasa, 12 Mei 2026.

Anggota TNI dan warga saling bahu-membahu menjalani berbagai tahap pekerjaan, mulai dari mengangkut bahan material, mendirikan struktur besi, hingga menyelesaikan pengecoran dan struktur akhir jembatan. Meski terbatas dalam hal peralatan dan medan yang cukup menantang, semangat dan dedikasi baik dari TNI maupun masyarakat tetap tinggi demi percepatan penyelesaian proyek jembatan.

Dalam keterangannya, Komandan Kodim 1012/Buntok, Letkol Inf Muhammad Edi, S.I.P., menyebutkan bahwa Jembatan Garuda diharapkan menjadi sarana yang mempermudah mobilitas warga dan meningkatkan ekonomi setempat. Keberadaan jembatan ini juga menunjukkan kepedulian TNI kepada masyarakat yang berada di wilayah tersebut.

Dengan tetap mempertahankan semangat gotong royong dan kebersamaan, proyek Jembatan Garuda diyakini dapat diselesaikan sesuai waktu yang ditetapkan dan dapat segera digunakan oleh masyarakat.