Jembatan Perintis Garuda Jadi Harapan Baru Warga Dusun Niih Pascabanjir

oleh
oleh

HULU SUNGAI SELATAN – Semangat gotong royong dan sinergitas antara personel TNI Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan (HSS) bersama masyarakat terlihat begitu kuat dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Niih, Desa Tumingki, Kecamatan Loksado, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat (08/05/2026).

Saat ini, pembangunan jembatan gantung tersebut memasuki tahap pengecoran pondasi pada titik tepi jauh. Kebersamaan antara TNI dan warga menjadi kunci utama dalam mempercepat pengerjaan pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi akses vital bagi masyarakat setempat.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk nyata dukungan terhadap program prioritas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya di daerah terpencil dan terisolasi.

Jembatan tersebut dibangun sebagai pengganti jembatan lama yang hanyut diterjang banjir besar pada tahun sebelumnya. Akibat bencana itu, Dusun Niih sempat mengalami keterisolasian yang berdampak pada terganggunya aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Kapten Inf Jupardi Sinurad mewakili Dandim 1003/HSS Letkol Inf Ading Priyotantoko mengatakan, sebelum adanya pembangunan jembatan ini masyarakat harus menempuh jarak yang lebih jauh untuk menyeberangi Sungai Amandit atau menggunakan rakit bambu swadaya.
“Hal tersebut tentu sangat berisiko terhadap keselamatan warga yang melintas. Oleh karena itu, pembangunan jembatan ini menjadi sangat penting untuk segera direalisasikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Niih merupakan salah satu dari tiga titik pembangunan jembatan yang dilaksanakan Kodim 1003/HSS, selain di wilayah Kecamatan Loksado dan Padang Batung.

Saat ini progres pengerjaan terus dikebut agar dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan. Dukungan masyarakat setempat yang turut bergotong royong bersama personel TNI menjadi faktor penting dalam percepatan pembangunan tersebut.

Dengan hadirnya jembatan ini nantinya, diharapkan konektivitas antarwilayah dapat kembali pulih sehingga aktivitas ekonomi masyarakat berjalan lancar. Selain itu, akses anak-anak menuju sekolah juga menjadi lebih mudah dan aman.

“Tujuan utama pembangunan ini adalah membuka kembali akses wilayah yang sempat terisolasi, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta memberikan kemudahan bagi anak-anak dalam menempuh pendidikan. Harapannya kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil dapat terwujud sesuai program pemerintah pusat,” pungkasnya.

(pendim1003)