PULANG PISAU – Dalam upaya menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, tim gabungan yang dikenal dengan inisiatif “TAMBAH BUNGAI PRIMA” kembali aksi di lapangan. Pada Minggu, 23 Agustus 2026, sekitar pukul 09.30 WIB, tim Dalkarhutla Koramil 1011-12/Kahayan, bersama berbagai instansi lainnya, bergerak untuk mematikan api yang mengancam di Desa Papuyu 1 Sei Pasanan, Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau.
Menariknya, lokasi titik api hanya dapat dicapai melalui jalur sungai yang sulit. Dengan jarak sekitar 21 Km dari Koramil, tim memerlukan waktu hampir 1,5 jam menggunakan empat perahu kelotok untuk menyelesaikan perjalanan menuju titik kebakaran tersebut.
Personel yang terlibat dalam misi ini mencakup 2 anggota TNI, 3 anggota Polri, 5 anggota MPA Desa, dan 10 personel dari MPA Perusahaan PT. KLS. Mereka dilengkapi dengan enam mesin air, 12 roll selang, enam nozel, dan tentu saja, perahu kelotok sebagai sarana transportasi utama mereka.
Setelah tiba di lokasi, tim gabungan langsung melakukan peninjauan dan pemadaman. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tipe kebakaran adalah kebakaran permukaan pada lahan gambut yang didominasi oleh vegetasi pakis dan semak-semak. Luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 10 Ha. Hingga saat ini, tim masih bekerja keras untuk memadamkan beberapa titik yang masih menyala.
