Gelaran Tanah Lot Art and Food Festival VII resmi dimulai dengan kehadiran berbagai tokoh penting daerah, termasuk Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf Muhamad Arifianto. Kegiatan yang berpusat di Wantilan DTW Tanah Lot ini menonjolkan pesan filosofis tentang keharmonisan jagat raya. Melalui tema menjaga kekuatan samudra, festival ini mengajak masyarakat untuk kembali menghargai alam sebagai sumber kehidupan.
Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, secara simbolis membuka acara yang dihadiri oleh unsur Forkopimda serta tamu undangan lainnya. Festival ini tidak hanya menonjolkan kelezatan kuliner lokal, tetapi juga menampilkan kekayaan seni yang menjadi identitas masyarakat Tabanan. Para peserta dan undangan tampak antusias mengikuti rangkaian pembukaan yang sarat akan nuansa budaya Bali.
Letkol Inf Muhamad Arifianto menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam acara ini merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan potensi pariwisata lokal. Beliau menekankan bahwa seni dan budaya harus berjalan beriringan dengan kesadaran menjaga ekosistem lingkungan. Hal ini penting agar destinasi wisata seperti Tanah Lot tetap memiliki daya tarik yang berkelanjutan.
Di akhir pernyataannya, Dandim berharap festival ini memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi penduduk sekitar. Ia menegaskan bahwa pelestarian alam adalah tanggung jawab kolektif yang harus terus disuarakan melalui acara-acara besar seperti ini. Sinergi yang kuat diharapkan mampu menjaga marwah Bali sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan lingkungan.
