Timor Tengah Selatan – TNI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui kegiatan evaluasi pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilaksanakan secara Video Conference (Vicon) pada Selasa pagi, 3 Maret 2026. Kegiatan ini dipimpin oleh Wakil Panglima TNI, Tandyo Budi Revita, dan berlangsung di lokasi pembangunan KDKMP Desa Pollo, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), yang merupakan wilayah tanggung jawab Kodim 1621/TTS.
Dalam acara yang dimulai pada pukul 09.00 WITA ini, hadir pula Dandim 1621/TTS, Letkol Inf Gunawan Budhi Prasetyo, serta jajaran terkait seperti Pasi Ter Kodim 1621/TTS, Kapten Inf Simon Halek, Danramil 1621-05/Panite, Lettu Inf Jorim Imanuel Nubatonis, Sekcam Amanuban Selatan, Neny M. Seo, Kepala Desa Pollo, Nope Na Biasa, dan para Babinsa dari Koramil 1621-05/Panite.
Wakil Panglima TNI, dalam arahannya, menekankan urgensi percepatan pembangunan fisik gerai dan pergudangan KDKMP di seluruh Indonesia sebagai bagian dari program strategis nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Dia mengapresiasi kemajuan signifikan yang terjadi di beberapa daerah seperti Lamongan dan Bojonegoro, yang telah menunjukkan komitmen dalam pembangunan sarana fisik KDKMP.
Namun, tantangan teknis di beberapa wilayah juga menjadi perhatian, sehingga Pangdam, Danrem, dan Dandim diminta untuk fokus pada permasalahan yang ada di lapangan. Selain itu, Wakil Panglima menekankan pentingnya KDKMP untuk segera beroperasi dan terintegrasi dengan program Makan Bergizi Gratis, yang akan menjadikan gerai KDKMP sebagai penyedia bahan pokok untuk masyarakat.
Dandim 1621/TTS menegaskan kesiapannya dalam mendukung pembangunan KDKMP. “Kami siap melaksanakan percepatan pembangunan KDKMP sesuai arahan pimpinan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa soliditas dan integritas seluruh jajaran merupakan kunci keberhasilan program ini, dan evaluasi rutin menjadi motivasi untuk mencapai hasil maksimal. “KDKMP bukan hanya sekadar bangunan, tetapi juga wadah pemberdayaan ekonomi yang harus dikelola secara profesional dan berkelanjutan,” tuturnya.
Evaluasi berkala ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan KDKMP dan berfungsi sebagai motor penggerak ekonomi di desa dan kelurahan, khususnya di Kabupaten Timor Tengah Selatan.
