Pembangunan Jembatan Garuda Jadi Bukti Kemanunggalan TNI dan Rakyat di HSU

oleh
oleh

HULU SUNGAI UTARA – Semangat personel TNI bersama warga terlihat dalam pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Tabalong, penghubung Desa Tuhuran dan Desa Tangkawang, Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Pada Minggu (17/05/2026), pengerjaan bahkan dilakukan hingga malam hari demi mempercepat penyelesaian pembangunan.

Lembur dilakukan di titik 2 wilayah Desa Tuhuran RT 01 dengan fokus pekerjaan pengecoran angkur dan pengerjaan pondasi oprit. Meski bekerja hingga malam, personel dan warga tetap antusias menyelesaikan tahapan pekerjaan agar progres pembangunan terus meningkat.

Saat ini, progres pembangunan Jembatan Garuda telah mencapai 29 persen. Jembatan dengan panjang 55 meter dan lebar 1,2 meter tersebut menjadi akses penting yang nantinya akan mempermudah mobilitas masyarakat antara Desa Tuhuran dan Desa Tangkawang.

Komandan Kodim (Dandim) 1001/HSU-BLG, Letkol Inf Endra Retno Erowanto, S.Sos., M.I.P., mengatakan semangat personel di lapangan bersama masyarakat menjadi bukti kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan di wilayah.

“Walaupun pekerjaan dilakukan hingga malam hari, personel tetap semangat bersama masyarakat untuk mengejar target pembangunan. Ini bentuk kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, khususnya membuka akses penghubung antar desa agar aktivitas masyarakat menjadi lebih mudah,” ujar Dandim.

Suasana kebersamaan dan gotong royong tampak selama pekerjaan berlangsung. Penerangan seadanya di lokasi tidak mengurangi semangat personel TNI dan masyarakat untuk terus bekerja demi menghadirkan jembatan yang telah lama dinantikan warga.

Melalui kerja keras yang dilakukan hingga malam hari, pembangunan Jembatan Garuda diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga di Kecamatan Haur Gading.(1001).