Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur – Pameran dan Pentas Seni Budaya Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tahun 2025 menjadi sorotan utama dalam perayaan HUT ke-67 Provinsi NTT yang resmi ditutup pada Sabtu malam, 20 Desember 2025. Acara ini dimulai pukul 21.30 WITA di depan Kantor Bupati Lama TTS dan dihadiri oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari unsur pemerintahan dan masyarakat setempat.
Acara penutupan ini tak hanya menjadi puncak perayaan seni dan budaya, tetapi juga berfungsi sebagai ajang untuk mendukung UMKM setempat. Dari sambutan Gubernur NTT yang dibacakan oleh Bupati TTS, Eduard Markus Lioe, disampaikan bahwa pameran dan pentas seni budaya berperan penting dalam melestarikan warisan budaya serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. ‘Seni budaya dan UMKM adalah dua kekuatan yang saling melengkapi,’ tegas Gubernur dalam sambutannya.
Di antara para tamu undangan, hadir Bupati TTS Eduard Markus Lioe, Wakil Bupati Johny Army Konay, serta Dandim 1621/TTS, Letkol Inf Gunawan Budhi Prasetyo. Eduard menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang untuk kebangkitan ekonomi rakyat melalui UMKM yang berdaya saing dan berakar pada nilai budaya lokal.
Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan surat keputusan juara dan penyerahan hadiah, serta sesi foto bersama yang menandai keberhasilan kegiatan ini. Dengan suasana yang aman dan tertib, acara ini berhasil menunjukkan bahwa identitas budaya dapat harmonis dengan kemajuan ekonomi, mengukuhkan harapan bahwa kegiatan serupa akan terus diadakan di masa mendatang.
