Peran Aktif Babinsa dalam Membangun Desa di Kotawaringin Timur

oleh

Di Dusun Tandang, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur, peran Babinsa, khususnya Serka Herman, semakin menonjol di tengah masyarakat. Dalam aktivitas sehari-harinya, Serka Herman tidak hanya bertanggung jawab dalam keamanan, tetapi juga aktif dalam berbagai program pembangunan, salah satunya adalah Jembatan Garuda, yang merupakan bagian dari inisiatif nasional. Jembatan ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas warga dan meningkatkan aksesibilitas.

Pembangunan Jembatan Garuda memang menjadi harapan yang telah lama dinanti oleh warga. Sebelum proyek ini dimulai, akses utama mereka adalah menggunakan rakit atau perahu, yang tidak selalu aman, terutama bagi anak-anak. Serka Herman dengan penuh dedikasi menyempatkan diri untuk membantu anak-anak berangkat sekolah dengan perahu, memastikan mereka dapat sampai dengan selamat meskipun jembatan belum sepenuhnya siap. Aksi ini menunjukkan komitmennya untuk mendukung pendidikan di wilayah binaan.

Yanti, seorang warga setempat berusia 43 tahun, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan jembatan yang didukung oleh TNI dan pemerintah. Ia menyatakan, “Jembatan ini adalah impian kami setelah bertahun-tahun menggunakan rakit.” Penghargaan ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga tentang bagaimana kehadiran TNI, khususnya Babinsa, berkontribusi langsung dalam kehidupan sehari-hari warga. Hal ini pun menjadi bukti nyata akan sinergi antara lembaga negara dan masyarakat.

Dengan segala upaya yang dilakukan, Serka Herman berhasil menciptakan ikatan yang kuat dengan warga. Ia bukan sekadar figura militer, tetapi juga figur yang peduli dan sangat berperan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Partisipasinya dalam pembangunan baik infrastruktur maupun pendidikan adalah cerminan dari tanggung jawab sosial yang seharusnya dimiliki oleh semua pihak. Kehadiran Babinsa di tengah komunitas begitu berarti dan diharapkan dapat terus berlanjut.