Perangi Hoaks, Babinsa Koramil 01/Jaya Ingatkan Warga Verifikasi Informasi Sebelum Membagikan

oleh
oleh

ACEH JAYA – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, masyarakat dituntut lebih cermat dalam menyaring berbagai informasi yang beredar di media sosial. Maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks menjadi tantangan tersendiri karena berpotensi menimbulkan keresahan, perpecahan, hingga mengganggu stabilitas sosial di lingkungan masyarakat.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya informasi palsu, Babinsa Koramil 01/Jaya Kodim 0114/Aceh Jaya, Kopka Aris Kartiko, melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama warga di Desa Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (17/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas sumber dan kebenarannya. Menurutnya, penyebaran hoaks dapat memicu kesalahpahaman dan menimbulkan dampak negatif bagi kehidupan bermasyarakat.

Kopka Aris Kartiko menjelaskan bahwa masyarakat harus membiasakan diri melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima sebelum membagikannya kepada orang lain. Langkah sederhana tersebut sangat penting untuk mencegah penyebaran berita bohong yang dapat merugikan banyak pihak.

“Jangan mudah percaya dengan informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan terlebih dahulu kebenarannya melalui sumber resmi agar tidak ikut menyebarkan berita yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Selain membahas bahaya hoaks, Babinsa juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu publik yang berkembang di media sosial, terutama isu-isu yang berkaitan dengan kondisi nasional maupun peristiwa yang sedang menjadi perhatian masyarakat.

Kegiatan Komsos tersebut menjadi sarana efektif bagi Babinsa untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pentingnya literasi digital di era modern. Dengan meningkatnya kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi, potensi munculnya konflik akibat penyebaran berita palsu dapat diminimalkan.

Babinsa menegaskan bahwa media sosial seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana memperoleh informasi yang bermanfaat, mempererat silaturahmi, serta mendukung kegiatan positif yang membangun persatuan dan kesatuan bangsa.

Warga Desa Lhuet menyambut baik sosialisasi yang diberikan dan mengaku memperoleh pemahaman baru mengenai pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya. Mereka juga menyatakan komitmen untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks.

Melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilakukan secara rutin, Kodim 0114/Aceh Jaya terus berupaya memperkuat ketahanan wilayah dari berbagai ancaman nonfisik, termasuk penyebaran informasi menyesatkan. Dengan masyarakat yang cerdas dan bijak dalam bermedia sosial, stabilitas keamanan, persatuan, dan kerukunan di tengah kehidupan bermasyarakat akan semakin terjaga.(0114).