Soe, TTS – Perayaan Misa Minggu Paskah di Gereja St. Maria Mather Dolorosa Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), pada Minggu (05/04/2026) berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh haru. Sejak pagi hari, ribuan umat Katolik hadir memadati gereja untuk merayakan kebangkitan Yesus Kristus, dengan nuansa damai dan sukacita yang menyelimuti acara tersebut.
Misa yang dipimpin oleh Pastor Paroki, Romo Aloisius Lale, Pr, dilaksanakan dalam dua sesi, menarik kehadiran sekitar 1.700 orang. Misa pertama dimulai pukul 07.00 WITA dihadiri oleh sekitar 800 umat, dan dilanjutkan sesi kedua pada pukul 09.00 WITA yang dihadiri oleh sekitar 900 umat, dengan seluruh rangkaian ibadah berakhir pada pukul 10.35 WITA.
Mengangkat tema “Karena Kasih-Nya Kita Diselamatkan, Karena Kebangkitan-Nya Kita Memiliki Hidup yang Kekal,” perayaan ini tidak hanya menjadi ajang spiritual, tetapi juga menciptakan rasa aman berkat kehadiran aparat pengamanan yang siap siaga.
Sebanyak 51 personel gabungan, terdiri dari 4 anggota Kodim 1621/TTS, 6 anggota Polres TTS, dan 41 anggota Yon TP, diterjunkan untuk menjaga keamanan. Keberadaan aparat TNI, khususnya Babinsa, berperan penting dalam memastikan bahwa ibadah berjalan tertib, aman, dan lancar.
Tidak hanya menjalankan tugasnya, para Babinsa menunjukkan pendekatan humanis dengan menyapa umat, membantu kelancaran arus masuk jemaat, dan memastikan kenyamanan selama ibadah berlangsung.
Pastor Paroki menyampaikan terima kasih kepada seluruh aparat, terutama TNI dan Polri, atas dedikasi mereka dalam mengamankan rangkaian ibadah Tri Hari Suci dari Kamis Putih hingga Minggu Paskah. Dandim 1621/TTS pun memberikan apresiasi tinggi kepada semua personel di lapangan, khususnya para Babinsa yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Keberhasilan pengamanan ini adalah hasil sinergi antara TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjaga kondusifitas wilayah, terutama saat momen keagamaan, agar masyarakat dapat beribadah dengan aman, damai, dan penuh kekhusyukan,” ujarnya. Dengan berakhirnya Misa Minggu Paskah dengan aman dan tertib, suasana damai yang tercipta menunjukkan bahwa kebersamaan dan sinergitas adalah kunci utama dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.
