KENDARI — Anggota Kodim 1417/Kendari tidak tinggal diam dalam menghadapi bencana banjir yang melanda area Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Sejumlah personel TNI diterjunkan ke lapangan untuk mengevakuasi warga yang terdampak dan memberikan bantuan setelah banjir merendam banyak rumah di sana.
Kolonel Arm Danny A.P Girsang, S.Sos., M.Han, selaku Dandim 1417/Kendari, memimpin langsung tindakan penyelamatan yang dilakukan tim di berbagai titik banjir di Kecamatan Baruga, Kambu, Poasia, Abeli, Kadia, dan Wuawua. Ia menyampaikan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata dari kepedulian dan tanggung jawab TNI kepada warga di masa-masa sulit ini.
“Kami segera menurunkan personel ke lokasi banjir untuk membantu evakuasi, terutama terhadap anak-anak, lansia, dan ibu hamil. Di samping itu, kami juga berusaha memastikan logistik dan bantuan dapat segera diterima masyarakat,” ujarnya pada konferensi pers, Senin (11/5/2026).
Dalam proses evakuasi, anggota Kodim terlihat menggunakan perahu karet dan kendaraan taktis, menjangkau wilayah yang terkepung air. Beberapa warga yang terjebak berhasil diselamatkan dan dipindahkan ke lokasi yang lebih aman seperti masjid, sekolah dan tenda darurat yang disiapkan.
Tidak hanya evakuasi, TNI juga membantu mendirikan posko darurat dan mendistribusikan sembako, air bersih, hingga makanan siap saji kepada pengungsi. Di Kelurahan Lepo-Lepo, anggota Kodim berperan serta dalam penyelamatan barang-barang rumah tangga milik warga yang masih dapat digunakan. Tenaga dan dedikasi mereka mendapat sambutan positif dari masyarakat.
