Program Anak Asuh Stunting Kodim 1005/Barito Kuala: Bantuan Nutrisi untuk Abdurrahman Sidiq

oleh
oleh

Barito Kuala – Dalam rangka mendukung program penanganan stunting yang dicanangkan oleh Kodim 1005/Barito Kuala, Babinsa Koramil 1005-09/Anjir Pasar, Serka Widedin, melaksanakan kegiatan pemberian bantuan tambahan nutrisi kepada anak asuh stunting di wilayah binaannya. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis (26/03/2026) di Desa Asp 2 RT 007, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala.

Bantuan berupa telur dan susu diberikan kepada Abdurrahman Sidiq, anak berusia 33 bulan yang sebelumnya didiagnosa mengalami gizi buruk/stunting. Berdasarkan data, berat badan Abdurrahman yang semula 9,2 kg kini meningkat menjadi 9,4 kg, sementara tinggi badan yang awalnya 81 cm bertambah menjadi 82 cm. Abdurrahman merupakan putra dari pasangan Ilham dan Taniah, warga Desa Asp 2.

Serka Widedin menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di wilayah pedesaan. “Kami hadir untuk memastikan bahwa anak-anak yang mengalami stunting mendapatkan perhatian khusus. Bantuan nutrisi ini diharapkan dapat membantu memperbaiki kondisi kesehatan dan perkembangan mereka,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pendampingan terhadap anak asuh stunting tidak hanya sebatas pemberian bantuan, tetapi juga pemantauan perkembangan secara berkala. “Kami akan terus memantau perkembangan Abdurrahman, baik dari segi berat badan maupun tinggi badan. Hal ini penting agar program penanganan stunting benar-benar memberikan hasil nyata,” kata Serka Widedin.

Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah menekan angka stunting di daerah. “Kami berharap masyarakat ikut berperan aktif menjaga pola makan dan kesehatan anak-anak. Dengan kerja sama yang baik, kita bisa menekan angka stunting di Barito Kuala,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Kodim 1005/Barito Kuala menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sebagai sahabat dan pendamping yang siap membantu kebutuhan warga, terutama dalam hal kesehatan dan kesejahteraan.(1005).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *