Simeulue – Koptu A. Rison, Babinsa Posramil Teupah Barat, Kodim 0115/Sml, Korem 012/Tu, bersama penyuluh pertanian melaksanakan pengecekan kesiapan alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang dikelola Brigade Pangan di wilayah binaan, Desa Salur Lasengalu, Kecamatan Teupah Barat, Kabupaten Simeulue, Jumat (21/08/2026).
Pengecekan dilakukan untuk memastikan berbagai Alsintan bantuan Kementerian Pertanian RI tersebut berada dalam kondisi baik dan layak digunakan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat. Pemeriksaan secara rutin diperlukan agar peralatan dapat digunakan secara optimal saat dibutuhkan oleh para petani.
Adapun pengecekan meliputi kondisi fisik, jumlah, serta fungsi masing-masing Alsintan, di antaranya traktor roda dua, traktor roda empat, combine harvester, rotavator, pompa air, serta berbagai peralatan pendukung pertanian lainnya.
Koptu A. Rison mengatakan, pengecekan tersebut merupakan bagian dari pendampingan Babinsa terhadap Brigade Pangan di wilayah binaan. Pendampingan dilakukan pada berbagai tahapan kegiatan pertanian, mulai dari penyiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, panen, hingga penyerapan hasil pertanian.
“Kami secara rutin melakukan pengecekan Alsintan Brigade Pangan agar selalu dalam kondisi baik. Dengan perawatan dan pengawasan yang maksimal, diharapkan risiko kerusakan alat yang dapat menghambat aktivitas pertanian masyarakat bisa diminimalkan sehingga dapat membantu mengoptimalkan hasil pertanian,” ungkap Babinsa.
Menurutnya, kondisi Alsintan yang terawat akan mendukung kelancaran pekerjaan petani, terutama ketika alat tersebut dibutuhkan untuk mempercepat proses pengolahan lahan maupun kegiatan panen. Karena itu, pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap fungsi mesin, tetapi juga kebersihan dan perawatan setelah digunakan.
Babinsa juga mengingatkan para operator agar memiliki kepedulian terhadap peralatan yang menjadi tanggung jawabnya. Perawatan harus dilakukan sesuai prosedur dan petunjuk penggunaan sehingga usia pakai Alsintan dapat terjaga dan kerusakan yang tidak diinginkan dapat dicegah.
“Di samping itu, kami menekankan pentingnya kepedulian para operator dalam merawat Alsintan yang digunakan sesuai prosedur dan petunjuk yang ada. Kebersihan peralatan juga harus diperhatikan agar kondisinya tetap terjaga,” pungkasnya.
Kegiatan pengecekan tersebut menjadi bagian dari upaya pendampingan terhadap sektor pertanian di wilayah Teupah Barat. Dengan kesiapan Alsintan yang terjaga, diharapkan dukungan terhadap aktivitas petani dapat berjalan lebih efektif serta membantu memperkuat produktivitas dan ketahanan pangan di wilayah binaan.(0114).
