Sinergi TNI dalam Pencegahan DBD di Dusun Sangging, Kamasan

oleh

Klungkung – Dalam upaya untuk mencegah pertumbuhan jentik nyamuk, Babinsa Kamasan dari Koramil 1610-01/Klungkung, Koptu Kadek Agus, berkolaborasi dengan kader Jumantik desa melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) pada Kamis, 12 Februari 2026.

Kegiatan PSN kali ini difokuskan di Dusun Sangging, Banjar Geria, Desa Kamasan, Kecamatan Klungkung, yang merupakan salah satu wilayah yang rentan terhadap penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terutama di musim hujan.

Koptu Kadek Agus menjelaskan bahwa beberapa hari terakhir, hujan kembali mengguyur Klungkung, termasuk Desa Kamasan. Perubahan cuaca ini perlu direspons dengan tindakan cepat, mengingat kondisi tersebut dapat memicu meningkatnya risiko penyebaran penyakit, termasuk DBD.

Sebagai langkah pencegahan, ia bersama kader Jumantik langsung mendatangi rumah-rumah warga di Dusun Sangging untuk melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap keberadaan jentik nyamuk serta potensi lokasi yang dapat menjadi sarang nyamuk. “Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran DBD,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan himbauan kepada warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan rumah, serta menaburkan bubuk Abate sebagai metode efektif untuk mengendalikan jentik nyamuk. Menurut Koptu Kadek Agus, kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi TNI dalam deteksi dini dan pencegahan agar wilayah binaan tetap bersih serta bebas dari DBD. Dalam pengecekan yang dilakukan, ditemukan 10 keluarga dari 60 yang diperiksa memiliki jentik nyamuk positif. (Pendim 1610/Klungkung)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *