Bengkulu Selatan – Pelaksanaan pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Pino Baru, Kecamatan Air Nipis, Kabupaten Bengkulu Selatan menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi antara TNI dan masyarakat setempat. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 7 April 2026, di mana personel TNI dari Koramil 408-05/Manna bersama dengan warga melakukan penggalian tanah untuk membuat lubang anchor tiang bawah, yang merupakan elemen vital dalam konstruksi jembatan gantung.
Pekerjaan ini dilakukan secara manual, mencerminkan semangat kebersamaan dan kekompakan di antara peserta. Kegiatan gotong royong ini menjadi cerminan kemanunggalan TNI dengan rakyat, mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan. Kehadiran TNI tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga memotivasi masyarakat untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik.
Mayor Inf Dimyati, Pasiter Kodim 0408/BS, menjelaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan gantung ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses antarwilayah. “Penggalian lubang anchor sangat krusial untuk kekuatan konstruksi jembatan. Dengan kolaborasi dan gotong royong antara TNI dan warga, kami yakin pembangunan Jembatan Gantung Garuda akan berjalan sesuai jadwal dan selesai dengan tepat,” ujarnya.
Diharapkan, pembangunan jembatan gantung ini dapat meningkatkan mobilitas masyarakat, mempermudah akses pertanian dan perkebunan, serta berkontribusi pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan warga setempat. Melalui kegiatan ini, TNI kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif terlibat dalam pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.
