Gresik – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik menunjukkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat. Anggota Satgas TMMD, Serda Rudi, bersama dengan warga setempat, termasuk Bapak Kurdi, bekerja sama dalam menghamparkan material tanah untuk pengerasan jalan desa pada hari Jumat (1/5/2026).
Kegiatan ini adalah salah satu dari sekian banyak sasaran fisik TMMD yang ditujukan untuk meningkatkan infrastruktur pedesaan demi mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas penduduk. Menggunakan peralatan sederhana, Satgas dan masyarakat terlihat bersatu padu dalam proses penghamparan tanah agar jalan yang dibangun menjadi lebih kuat dan layak dilalui, terkhusus pada saat musim hujan.
Menurut Serda Rudi, penglibatan masyarakat adalah faktor kunci dalam kesuksesan pembangunan yang dijalankan melalui program TMMD. “Kami berupaya bekerja sama dengan warga agar hasilnya dapat segera dirasakan dan menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap pembangunan ini,” jelasnya saat melakukan pekerjaan tersebut.
Bapak Kurdi, sejawat dari masyarakat yang turut berpartisipasi, mengekspresikan kebahagiaannya terlibat dalam proyek ini. Ia menjelaskan bahwa perbaikan jalan tersebut sangat dinanti-nanti, mengingat jalan yang ada saat ini seringkali rusak dan menyulitkan kegiatan sehari-hari.
Dalam kesempatan berbeda, Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, S.Sos., menyatakan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini merupakan nyata dari sinergi antara TNI dan rakyat. “Selain membangun infrastuktur, melalui TMMD kami juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial. Pengerasan jalan ini diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan di kalangan masyarakat Desa Slempit,” ujarnya.
Proses program TMMD ke-128 di Desa Slempit masih berlangsung dengan berbagai kegiatan fisik dan nonfisik yang secara keseluruhan diarahkan untuk mempercepat pembangunan di komunitas pedesaan.
