Tindakan Pencegahan Karhutla di Tanjung Puting oleh Pihak Militer dan Kehutanan

oleh

Kotawaringin Barat – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, terus ditingkatkan. Brigjen TNI Wimoko, S.E., M.Si., sebagai Danrem 102/Panju Panjung, mendampingi Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni, S.Ag., M.A., Ph.D., dalam peninjauan langsung ke lokasi yang terdampak karhutla pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk mempercepat penanganan kebakaran yang sesuai dengan instruksi Presiden RI. Penanganan secara cepat dan tepat sasaran diharapkan dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran.

Dalam rangka mendukung pemadaman, pembuatan embung darurat menjadi salah satu solusi yang diimplementasikan. Embung ini diharapkan dapat menjadi sumber air yang memadai bagi petugas pemadam di lokasi yang sulit dijangkau serta minimnya pasokan air.

Embung darurat tersebut diharapkan dapat memperlancar proses pemadaman karhutla yang berlangsung. Dengan adanya akses air yang lebih dekat, petugas dapat meningkatkan efektivitas dalam mengendalikan kebakaran serta mencegah penyebarannya ke area hutan yang lain.