Bertempat di Aula Makodim 1618/TTU, Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., memimpin langsung jalannya pengarahan kepada segenap anggota TNI dan ASN setempat. Kegiatan pembinaan ini dimaksudkan agar setiap personel tetap sigap dan memiliki kewaspadaan yang tinggi dalam menghadapi berbagai risiko kerja, terutama saat berada di jalan raya.
Letkol Arm Bambang menyoroti bahwa keselamatan adalah aspek fundamental yang sering kali terabaikan akibat rutinitas. Beliau memperingatkan bahwa kelalaian sekecil apa pun saat berkendara dapat berujung pada kecelakaan fatal yang merugikan diri sendiri maupun institusi. Maka dari itu, pencegahan dini menjadi langkah wajib yang harus dilakukan oleh seluruh bawahannya.
Dalam instruksinya, Dandim menjabarkan lima protokol keselamatan berkendara yang wajib ditaati tanpa kecuali. Protokol tersebut meliputi pemakaian atribut keselamatan yang lengkap, menjaga kondisi fisik agar tidak mengantuk saat menyetir, menghindari perilaku ugal-ugalan di jalanan, serta memastikan legalitas administrasi kendaraan tetap berlaku.
Penekanan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pimpinan terhadap nyawa dan kesejahteraan anggotanya. Dandim menyatakan bahwa lima hal utama tersebut adalah kunci sederhana namun vital dalam menjaga stabilitas keamanan personel. Ia menutup arahan dengan pesan kuat bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada harus menanggung dampak dari kecelakaan.
