TMMD Ke-128 di Lahat: Langsung Beraksi dan Memberikan Manfaat Sejak Awal

oleh

Lahat – Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, pada Rabu (22/4/2026), menjadi momen yang lebih dari sekadar seremoni. Setelah resmi dibuka, program lintas sektor ini langsung meluncur untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat setempat.

Dipimpin oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, acara pembukaan TMMD kali ini menghadirkan suasana yang berbeda. Tidak hanya prosesi formal, tetapi juga disusul dengan aksi nyata di lapangan. Warga yang hadir tidak hanya menonton, tetapi juga merasakan manfaat langsung dari berbagai layanan yang diberikan.

Setelah penandatanganan program bersama Dandim 0405/Lahat, Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, berbagai kegiatan sosial pun segera dimulai. Di antara kegiatan tersebut adalah pembagian sembako untuk kaum kurang mampu, pengobatan gratis, serta layanan keluarga berencana yang langsung menyentuh masyarakat desa.

Situasi di lokasi acara dipenuhi dengan aktivitas dan interaksi. Antusiasme masyarakat sangat tinggi saat memanfaatkan layanan yang dihadirkan. Kehadiran Satgas TMMD tidak hanya membawa pembangunan fisik, tetapi juga kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.

Selain itu, kegiatan penanaman pohon juga dilakukan sebagai langkah nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan. Aksi ini mencerminkan komitmen jangka panjang bahwa pembangunan desa harus sejalan dengan keberlanjutan alam.

Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan TMMD kali ini. Mulai dari pelajar, perangkat desa, hingga tokoh masyarakat, semuanya berpartisipasi. Semangat gotong royong menjadi tampak nyata, mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi inti dari program ini.

TMMD ke-128 di Lahat menunjukkan bagaimana kolaborasi antara TNI dan pemerintah daerah mampu memberikan dampak positif dalam waktu singkat. Di tengah berbagai tantangan pembangunan desa, TMMD hadir sebagai solusi yang cepat dan tepat sasaran. Dengan konsep “kerja nyata setelah pembukaan”, program ini membuktikan bahwa manfaatnya sudah bisa dirasakan masyarakat sejak hari pertama, memberikan harapan baru bagi desa menuju kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.