TNI AD Awali Proyek 9 Jembatan Garuda di Mukomuko guna Dongkrak Ekonomi Warga

oleh

Pemerataan infrastruktur di Kabupaten Mukomuko kini memasuki babak baru dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII di sembilan titik berbeda. Acara ground breaking yang dipimpin oleh pihak TNI-AD ini bertujuan untuk membuka akses wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Sinergi antara pemerintah dan militer ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap distribusi barang dan jasa di pedesaan.

Lokasi proyek tersebar di empat kecamatan, mencakup desa-desa seperti Lubuk Pinang, Surian Bungkal, Talang Buai, hingga Retak Ilir dan Tanjung Jaya. Secara teknis, proyek ini melibatkan pengerjaan enam unit jembatan beton serta tiga unit jembatan gantung yang sangat dibutuhkan warga. Proses pengerjaan diawasi secara ketat oleh Kodim 0428/Mukomuko guna memastikan kualitas konstruksi yang optimal.

Letkol Inf Yokki Firmansyah menekankan bahwa pembangunan ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan mobilitas masyarakat. Jembatan-jembatan tersebut diposisikan sebagai urat nadi ekonomi yang akan menghubungkan area terisolasi dengan pusat-pusat perdagangan lokal. TNI-AD bertindak sebagai pelaksana lapangan yang memastikan setiap tahap pembangunan berjalan sesuai dengan Instruksi Presiden.

Selain sebagai sarana fisik, proyek ini juga menjadi instrumen penguatan hubungan antara TNI dan masyarakat desa. Letkol Inf Yokki mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga dan mengawasi jalannya proyek agar tidak terjadi penyimpangan. Dengan berakhirnya tahap ground breaking ini, diharapkan seluruh jembatan dapat segera difungsikan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup penduduk di Mukomuko.