TNI AD Optimalkan Teknologi Ramah Lingkungan dan Infrastruktur di Wilayah Garut

oleh

Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, TNI Angkatan Darat menginisiasi berbagai program berbasis teknologi ramah lingkungan di Jawa Barat. Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa kolaborasi antara TNI, Pemerintah Daerah, dan Kepolisian sangat krusial dalam menyukseskan pembangunan fasilitas publik seperti pembangkit listrik hydro micro 25.000 watt di Kecamatan Cisewu.

Jenderal Maruli menjelaskan bahwa proyek energi di Garut ini akan menjadi tolok ukur untuk diterapkan secara masif di daerah lain. Upaya ini dibarengi dengan rencana perbaikan akses mobilitas melalui pembangunan jembatan sederhana dan permanen yang disesuaikan dengan kebutuhan geografis masing-masing wilayah di Garut dan Tasikmalaya.

Di sisi lain, pembersihan Situ Bagendit dari tanaman liar menjadi prioritas untuk menghidupkan kembali sektor pariwisata dan perdagangan kecil. Kasad mengakui bahwa perawatan area perairan membutuhkan konsistensi tinggi agar manfaat ekonominya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga sekitar yang mengandalkan sektor UMKM.

Menutup rangkaian kegiatannya, Kasad meninjau kesiapan operasional mesin pembakar sampah di Bandung serta rencana besar pengolahan limbah menjadi bahan bakar solar. Langkah ini diambil setelah berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup guna memastikan bahwa setiap inovasi yang dijalankan tetap memenuhi standar keamanan dan kelestarian alam.