DOMPU, NTB – Pada Sabtu, 14 Februari 2026, upacara pemakaman militer untuk almarhum Kopral Satu (Purn) Arfiansyah, anggota Kodim 1614/Dompu, berlangsung di Dusun Lapangan, Desa Kwangko, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu. Acara tersebut dilaksanakan dengan penuh khidmat, menjadi momen penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum selama berkarier di TNI Angkatan Darat.
Upacara tersebut dipimpin oleh Danramil 1614-06/Dompu, Kapten Kav M. Kasim, dan dihadiri oleh sekitar 150 orang pelayat. Para peserta terdiri dari prajurit TNI, aparat pemerintah daerah, kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta keluarga dan kerabat almarhum. Di antara yang hadir juga terdapat para Perwira Staf Kodim 1614/Dompu, seluruh Danramil dari jajaran, Kapolsek Manggelewa, Camat Manggelewa, dan Kepala Desa Kwangko.
Selama upacara, riwayat hidup singkat almarhum dibacakan. Kopral Satu Arfiansyah lahir di Dompu pada 11 Juli 1987 dan mulai bertugas setelah menyelesaikan pendidikan Secata PK pada tahun 2007. Ia sebelumnya bertugas di Yonif Raider 900/SBW sebelum bergeser ke Kodim 1614/Dompu pada 12 Desember 2021, dengan jabatan terakhir sebagai Babinsa Desa Kwangko, Koramil 1614-06/Manggelewa. Almarhum dikenal memiliki dedikasi dan loyalitas yang tinggi terhadap tugas serta masyarakat di sekitarnya.
Rangkaian upacara dimulai dengan laporan dari komandan upacara kepada inspektur, dilanjutkan dengan pembacaan riwayat hidup, apel persada, hingga penghormatan terakhir kepada jenazah disertai tembakan salvo. Prosesi penurunan jenazah ke liang lahat disertai penimbunan tanah oleh inspektur upacara dan keluarga serta penaburan bunga, menciptakan suasana haru bagi seluruh peserta.
Dalam sambutannya, inspektur upacara menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian almarhum, menegaskan bahwa pemakaman militer ini sebagai bentuk penghormatan negara kepada jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa. Ia juga berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah tersebut.
Almarhum meninggal dunia pada Jumat, 13 Februari 2026, pukul 22.30 Wita di Puskesmas Alas, Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, akibat penyakit. Ia meninggalkan seorang istri, Siti Nurrasiawati, S.Pd., dan dua orang anak. Seluruh rangkaian upacara pemakaman berjalan lancar dan aman.
