Sidrap – Di kawasan Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, banjir telah melanda pada 16 Mei 2026, dan menyebabkan gangguan yang signifikan pada aktivitas masyarakat.
Beberapa kelurahan seperti Arateng, Toddang Pulu, dan Baula mengalami dampak yang cukup parah. Untuk mengatasi situasi tersebut, jajaran TNI dan masyarakat berkolaborasi dengan cepat dalam menanggulangi masalah ini.
Dipimpin langsung oleh Dandim 1420 Sidrap, Letkol Infanteri Andi Zulhakim, mereka tanpa ragu ikut serta memikul karung berisi pasir demi pembangunan tanggul darurat. Dandim dan pasukannya bergerak di bawah sinar matahari yang terik untuk memberikan perlindungan kepada warga.
Setelah menyelesaikan tanggul sementara, TNI juga berkontribusi membersihkan lumpur dan memperkuat area rawan untuk mencegah banjir lebih lanjut. Kehadiran TNI di tengah masyarakat diterima dengan baik, karena mereka sangat membantu dalam meminimalisir dampak bencana ini.
Dengan adanya kerjasama antara TNI dan komunitas, diharapkan kehidupan masyarakat di wilayah yang terkena dampak bisa segera pulih dan berangsur normal kembali.
